Nyari Kerja = Nyari Jodoh

Hai, gua manusia gabut yang sedang mencoba membuat waktu gua lebih bermakna dengan sedikit menuliskan apa yang terlintas di otak mengenai banyak hal yang di lihat dan di rasakan gua maupun orang lain. Lewat blog ini gua harap gua bisa membuka ruang diskusi bagi kita-kita dan kalian-kalian yang memiliki pikiran yang sama maupun berbeda, sharing bareng, dan membuka pandangan baru untuk menemukan perspektif-perkspektif lain yang bisa membantu kita atau kalian memperkaya perspektif dalam kehidupan yang penuh ujian ini hehe

So, gua Anggi. Gua fresh graduate dari salah satu universitas yang bisa dibilang ternama di Indonesia, gak gua sebutin apa tapi dia masuk 5 besar universitas terbaik di Indonesia hehe. Im not lucky but i know that God loves me so he gave me a chance.
Sebagai fresh graduate yang berselancar dan mengadu nasib untuk mendapatkan uang, pengalaman, teman baru, lingkungan baru, job baru atau apapun tujuan kalian. Gua banyak berfikir, menilai, dan membaca tentang semua hal yang dibutuhkan dalam petualangan baru gua ini. Cukup yaaa bisa dibilang pait tapi engga juga, namanya mengadu nasib. Ngelamar sana-sini, buka platform job sana-sini, bacain satu-satu job description dan job qualification yang mungkin agak membuat mata lu lelah karna terus mencari dan mencoba menemukan yang sesuai dengan kalian. Belom nyiapin mental, yang mana bisa dibilang mental fresh graduate yang mau menghadapi dunia nyata yang sesungguhnya. Belom kalo di rumah kalian gak ada wifi atau kuota kalian yang seringnya limit, so kalian perlu kabur terlebih dahulu untuk mencari sesuap sinyal guna mendukung perselancaran kalian.

Setelah syukur-syukur, lelah-lelah, dan segala perjuangan yang kalian lakukan, dengan segala deg-degan nunggu-nunggu email panggilan, sampailah sebuah email yang menyatakan kalo kalian lolos seleksi administrasi, baru administrasi loh gais. Anyway, bersyukurlah kalian yang bisa dibilang berhasil dalam hal akademik, berhasil mempertahankan prestasi kalian aka IPK, terlebih yang bisa mendapatkan gelar memuaskan atau biasa di sebut cumlaude. Waw selamat, perjuangan kuliah kalian membuahkan hasil dengan menghantarkan kalian lolos seleksi administrasi. But menurut gua dan menelaah hal lain yang dibutuhkan agar kalian lolos seleksi administrasi yaitu organisasi, yap pengalaman kalian, telah berbuat apa kalian selama kuliah. Maybe bisa digolongkan sebagai kupu-kupu, kura-kura, kunong-kunong, atau ku ku yang lainnya. Dulu waktu gua maba gua gak pernah mikir kalo organisasi itu penting becos selama gua SMA gua gak pernah ikut organisasi haha. But saat gua masuk kuliah dan denger petuah-petuah kating gua, duarr haha gua ketampar gais. Mereka bilang kalo perusahaan jaman sekarang ngeliat banget tuh pengalaman organisasi kita, pretasi kita maybe lomba-lomba yang pernah kita ikutin, pelatihan-pelatihan apa, atau bisa juga kepanitian-kepanitiaan apa yang pernah kita ikutin, karna ini bakal perusahaan tanyakan ke kalian saat interview. Makna apa sih yang bisa kalian ambil dari semua kegiatan-kegiatan yang udah kalian ikutin.

Dan dari seleksi setelah administrasi, welcome to psikotest. Haha, gua sempet frustasi karna gua banyak gagal di seleksi ini, temen gua pun mengeluhkan hal yang sama. And you know what apa yang ada dipikiran kita saat itu, "apa gua bego yaa?" XD. Ya gimana ya wk, psikotest ini gak pernah sama sekali kita dalami atau pelajari selama kita kuliah. Test ini lebih untuk menggali kepribadian kita, pertanyannya seputar (berdasarkan pengalaman gua ya) seperti apa karakter kalian, sikap apa yang bakal kalian tunjukkan saat kalian berhadapan dengan orang lain, saat kalian menghadapi situasi dibawah tekanan, gimana cara kalian memanage stress kalian, gimana cara kalian memanage bawahan, memange tugas yang udah jadi tanggung jawab kalian, dan masih banyak lagi gais. Dan ternyata, tiap posisi yang kita lamar bisa beda tuh jenis pertanyaan yang diajukan, tergantung kebutuhan dari posisi itu, ibaratnya kayak mencari apakah diri kalian cocok dengan tipe pekerjaan yang bakal kalian hadapi. Jadi, setelah segala kepanikan yang terlintas di otak random gua, gua mencarilah fakta tentang psikotes, gimana cara mengahadapinya, dan apa faktor yang membuat kita gak lolos seleksi ini. Yang perlu digaris bawahi, gagal psikotest bukan berarti kalian bodoh gais, hanya saja pekerjaan itu bukan jodoh kalian, ingat bahwa posisi tersebut membutuhkan karakter orang yang benar-benar cocok sama tipe pekerjaannya, kalo kalian belum lolos tenang dan santai, anggap aja kalian belum nemu jodoh kalian. Kalian mungkin udah ngerasa cocok banget atau naksir banget sama pekerjaan itu, tapi kalo ternyata pekerjaan itu gak cocok sama karakter kalian masa kalian mau maksa. Ibarat naksir seseorang tapi seseorang tersebut gak srek sama kalian, terus mau apa? Nanti gua kasih tau ya tips-tips apa aja yang perlu kalian pahami dan gimana cara kalian menghadapi psikotest, intinya sih kejujuran hehe.

Tapi ya, haha ini cara busuk sih sebenernya gais, orang selalu bilang bahkan psikotest tersebut bilang agar kita selalu jujur dalam mengisikan pertanyaan-pertanyaan mengenai diri kita, but kata dosen gua nih ya, ada tipsnya loh tapi ya jangan kejauhan bohong juga yaa bahaya buat diri kalian sendiri, nanti jadi boomerang, caranya adalah jawablah pertanyaan-pertanyaan tersebut atau posisikan diri kalian apabila kalian menempati posisi tersebut, atau singkatnya "jawab kepribadian sesuai dengan posisi yang dipilih". Gitu, dan gua sempet coba, it works gais. Tapi ya semua kembali lagi ya sama keputusan Tuhan dan HRD hehe.

Selain pertanyaan kepribadian di psikotest, ada juga pertanyaan-pertanyaan atau soal-soal yang berbau nalar dan numeric gais. Kalo ini sih serius sesuai kemampuan kalian banget, but ini bisa dilatih ko gais, banyak juga buku-buku psikotest yang dijual dan di dalamnya banyak soal-soal sejenis yang bisa kalian pelajari. Every aspek punya tujuannya sendiri-sendiri gais. Nanti gua kasih tau lebih lanjut tujuan-tujuannya.

So, gua cuma mau bilang, semangat buat job seeker. Kalo kalian gagal bukan berarti kalian bodoh, anggap aja kalian belom nemu jodohnya belum nemu takdirnya tapi bukan berarti kalian gak punya takdir, kalian cuma belum sampai ke takdir itu, Tuhan tau yang lebih baik untuk kalian, dan yang selalu gua ingat setiap insan punya waktunya masing-masing buat bersinar yang penting kita gak berhenti bergerak ;)

Next gua bakal bahas contoh penipuan panggilan kerja nih hahaha, topik yang cukup membuat perut gua terkocok.

Komentar

Posting Komentar